Electronic Resource
(E) Cahaya dalam perspektif Al quran dan Sains
Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik menjadi sumber berjalannya kehidupan
di bumi bahkan di seluruh jagat raya ini. Tanpa ada cahaya kehidupan juga tidak ada, karena
cahaya merupakan syarat/diperlukan dalam proses fotosintesis tumbuhan. Jika tidak ada
fotosintesis maka tumbuhan akan mati, jika tumbuhan mati maka hewan dan manusia juga
mati. Cahaya dapat digunakan untuk melihat, belajar, mengembangkan ilmu pengetahuan,
menggunakan peralatan-peralatan, dapat mengukur jarak antar benda-benda angkasa, mengukur
kedalaman laut, bahkan dapat mengintip benda angkasa yang tersembunyi di jagat raya yang
sangat luas ini. Dengan cahaya dapat melihat isi perut manusia, bayi dalam kandungan, kondisi
otak yang ada di kepala, patahnya tulang, struktur atom benda padat, bahkan benda yang
berukuran mikroskopis seperti sel, bakteri, dan benda-benda mikro lainnya. Untuk keperluan
komunikasi menggunakan sinyal cahaya melalui serat optik dapat dikirimkan beribu bahkan
berjuta-juta informasi dengan kecepatan yang sangat tinggi sehingga setiap detik dapat diterima
berita di seluruh dunia. Dengan serat optik orang juga dapat berkomunikasi dengan melihat
langsung pada jarak yang sangat jauh. Berdasarkan pada perilaku kuantum komputer (komputer
fotonik) yang berbasis gelombang cahaya sudah dikembangkan. Pada komputer fotonik ini,
sinyal dibawa oleh foton (gelombang cahaya) sehingga kecepatan akses lebih tinggi. Berkasberkas cahaya tidak saling mengganggu kecuali jika cahaya berasal dari satu sumber, berkasberkas dirambatkan melalui serat optis yang lebih ringan, dan data dapat disimpan secara tiga
dimensi dalam medium yang mempunyai ketebalan berorde mikrometer sehingga kapasistasnya
menjadi lebih besar.
Tidak tersedia versi lain